Sep 01
Digg
Stumbleupon
Technorati
Delicious

Marhaban Ya Ramadhan 1429 H

Marilah kita Sucikan Hati dan Tingkatkan Ketaqwaan di Bulan Ramadhan Ini karena kita masih di beri Kesempatan dan Berkah untuk menjalankan Ibadah Puasa di tahun ini.
“Tak ada daya dan upaya yang tanpa kehendakmu ya Allah”

Marilah kita perbanyak :

1. Membaca Al-Quran Beserta memahami maknanya.

Al Qur’an adalah bacaan yang paling cocok dalam segala suasana.
Pada saat kita gembira, maka peringatan-peringatan yang ada
dalam Al Qur’an akan mampu menjadi pengerem agar kita tak lupa diri.
Demikian pula halnya pada saat kita sedih, maka dengan
membaca Al Qur’an terasa sekali dalam lubuk hati kita
sentuhan kesejukan dari Firman Allah SWT. Kala kita gagal dalam mencapai sesuatu, maka pesan-pesan dalam Al Qur’an akan mampu menawarkan kesedihan yang ada dalam hati kita.
Dengan membaca Al Qur’an, semangat yang hampir pudar karena kegagalan insya Allah akan berangsur pulih kembali.

Firman Allah dalam
” Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi
orang-orang yang beriman ….”

2. Perbanyak Dzikir

Allah SWT berfirman
” ..ingatlah, hanya dengan mengingat Allah.lah hati menjadi tenang “

Kenapa dengan berdzikir ?
Sebab dengan mengingat Allah, maka timbulah tawakkal
dan penyerahan dirikita kepada Allah. Dan kalau toh apa yang
hendak kita raih tersebut luput terpegang tangan, maka dengan
kembali mengingat Allah, sadarlah kita, mungkin apabila keinginan kita tersebut terkabul, justru mudharotlah yang datang.Dengan demikian yang muncul bukanlah rasa kecewa dan penyesalan,
akan tetapi justru syukur yang dalam pada Allah. Bukankah Allah yang paling mengetahui keadaan dan kemampuan kita ?

3. Lakukanlah Salat Malam/ Tahajud

Shalat tahajut, meskipun tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan
untuk melakukannya. Banyak ayat dalam Al Qur’an yang
menujukkan betapa penghargaan Tuhan terhadap hamba-hambaNya
yang datang menemuiNya, pada saat hamba-hamba yang lain lelap dalam tidur.
Allah menjanjikan, terhadap orang-orang yang bersegera menuju keridhaanNya, suatu derajat yang tinggi.
” Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajutlah kamu sebagai suatu
ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat
yang terpuji “


Author: iy@nz

No Comments

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment