Jul 04
Digg
Stumbleupon
Technorati
Delicious

5 Tips Cara Menulis Content Blog.

menulis.jpgSuatu ketika waktu saya sedang jalan-jalan di dunia maya alias bloging walking, tiba-tiba saya membaca artikel yang bagus tentang cara jitu untuk menulis content blog. Karena mengisi Blog bagi sebagian besar pemula alias “newbie” di dunia Bloger menjadi suatu kendala yang cukup menghambat. Kebanyakan bingung mau menulis apa yang bisa ditulis supaya blognya ndak kosong melompong.

Klo bagi yang udah punya bakat menulis sih enak aja, mereka tinggal main ketik jadi deh content yang menarik, Klo yang baru alias “newbie” kayak kita-kita gimana gtu looooh? Mau nulis takut ndak bermutu en ndak ada yang baca, mikirin judul content aja berjam-jam, trus gimana bikin isinya???? Berapa lama buat bikin satu content artikel yang bermutu???

Nah di sini saya akan membagikan 5 Tips Untuk Menulis hasil dari kunjungan di Blog tetangga.

” Menulis dengan bernas.

Intinya, jangan berpanjang lebar dalam menulis. Menulislah dengan hemat dan ringkas. Bagi blogger, hal ini penting.

Saya setuju. Kalimat pendek tidak harus kosong. Apalagi tanpa arti. Kalimat panjang juga bukan jaminan kejelasan. Seringkali, kalimat panjang malah membingungkan. Satu hal, ia membuktikan ketidakcakapan berbahasa. Hal lain, ia melelahkan pembaca. Tambahan, ia menghabiskan halaman.

Kebiasaan menulis pendek-pendek bisa diasah. Tidak sulit. Asal mau belajar. Asal tekun mencoba. Jika sudah terbiasa, menulis menjadi mengasyikkan.

Pertama, cobalah menulis seperti biasa. Jangan pikirkan panjang-pendek kalimat. Lebih penting ada hasrat menulis menyala-nyala. Dengan begitu tulisan akan mengalir lancar.

Kedua, menulislah soal yang kita tahu. Jangan sok pintar. Jangan sok jagoan. Setiap orang punya porsi kecakapan. Tidak perlu memaksakan diri. Paling bagus menulis dari pengalaman sendiri. Setiap orang punya pengalaman hidup, bukan?

Ketiga, sekarang suntinglah tulisan tersebut. Mulai dari kalimat pertama hingga terakhir. Cobalah menemukan kata pengganti untuk frase. Ingat, kata. Kata adalah unsur terkecil penyusun kalimat. Usahakan setiap kalimat terdiri 6 kata. Tidak lebih. Babat semua kata yang tidak perlu. Suntinglah dengan kejam. Jika perlu ubah struktur kalimat. Tidak masalah asal makna tidak berubah. Lakukan hingga kalimat penutup.

Keempat, bacalah lagi hasil suntingan tersebut. Sudah enakkah dibaca? Masih kakukah rasanya? Ada kata yang hilangkah disana? Teliti satu per satu setiap kalimat. Jangan ada yang terlewat. Jika mungkin, sunting lagi tulisan tersebut. Cobalah perhalus. Ini penting, agar tulisan tidak kering.

Kelima, lakukan latihan ini sesering mungkin.

Itu saja.

Menulis dengan bernas bisa dikuasai siapapun. Tidak peduli apa pendidikannya. Tidak peduli apa pekerjaannya. Juga tidak peduli apa ragam tulisannya. Kuncinya satu: berlatih.

Saya juga berlatih menulis dengan bernas. Tidak percaya? Coba cermati tulisan ini. Coba hitung jumlah kata setiap kalimat.

Setiap kalimat maksimal 6 kata.

(gambar di ambil dari timurangin.blogspot.com)


Author: iy@nz

5 Comments

neny setijowati
July 4, 2008

wah bagus materinya mas iyan, bleh dipraktekkan ya .salam sejahtera dan sukses selalu

deddy
July 6, 2008

Pak, bagus artikelnya bagi saya yg baru mau nulis.

Ricky
August 24, 2008

Ngga nyangka, mencari berbagai tips menulis blog, yang bahasa inggris maupun bahasa Indonesia…
Inilah yang paling singkat, padat, jelas dan langsung dapat di praktekkan!

Makasih mas Iyan.

Maju terus Indonesia!

lucky
September 24, 2008

bagus utk newbie.. lam knl mas!

iy@nz
September 24, 2008

@ neny setijowati
thank u bu, silakan di praktekan. :D

@ deddy
thank u semoga bermanfaat… :D

@ Ricky
thank u and Maju Terus Indonesia. :D

@lucky
Lam kenal juga n keep on spirit bro. :D

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment